RSS

>Hardware Build Up

03 Jun

>Sesuatu yang bisa dibilang “sebuah tantangan”..!!! Itulah seoarang teknisi komputer. Meskipun teknisi-teknisi yang lain juga mungkin seperti itu. Mereka dituntut untuk selalu mengembangkan skill-nya untuk bisa menjadi teknisi yang dapat diandalkan, mau tidak mau harus mengupdate apa saja informasi tentang bidang yang ditekuninya. Lebih baik tidur saja jika seorang teknisi (komputer) sudah merasa bangga dengan apa yang dia dapat dari teori di kampus, sekolah, kursus tanpa mengembangkannya untuk lebih memantapkan keterampilannya.

Selama menekuni bidang keteknisian komputer saya sangat jarang punya job komputer built up. Kebanyakan dari pekerjaan itu adalah komputer rakitan mulai dari trouble shooting, installasi, upgrade, dan sebagainya. Dan semua itu teorinya bisa kita dapatkan dari tutorial, kursus, sekolah dan semacamnya. Sebenarnya tidak ada perbedaan (secara fungsinya) antara hardware dari komputer rakitan dengan built up. Hanya mungkin hardware komputer built up didesain khusus untuk satu atau beberapa jenis tipe komputer saja, sehinnga banyak kita temukan kasus jika ada salah satu hardware dari komputer built up yang rusak maka sangatlah sulit untuk mencari penggantinya. Dan kalaupun ada kemungkinan tidak akan berfungsi secara optimal. Tapi masih ada hal yang menarik, yaitu komputer built up terkenal bandel untuk ketahanan hardwarenya. Sangat berbeda dengan hardware komputer rakitan yang memang didesain untuk semua jenis komputer. Jadi kita tidak akan menemui kesulitan untuk mencari pengganti hardware jika ada hardware yang rusak dan harus ganti. Dan bukan pula berarti hardware komputer rakitan akan cepat rusak, semua itu tergantung bagaimana kita merawat komputer yang kita pakai. Maksudnya, kita tidak perlu menunggu komputer kita rusak untuk melakukan pengecekan terhadap komputer yang kita pakai.

Berikut adalah salah satu contoh bahwa tidak semua hardware komputer built up bisa kita pasang atau kita ganti dengan hardware komputer rakitan, tapi tidak menutup kemungkinan semua hal itu bisa terjadi. Saat motherboard built up dipasang power supply biasa (atau rakitan) biasanya motherboard tidak menyala dengan normal karena (mungkin) ada colokan power dari power supply yang masih belum terpasang (padahal seharusnya terpasang) dan itu tidak ada pada power supply biasa. Akibatnya fan processor hanya berputar sebentar kemudian mati. Mungkin dengan kejadian demikian waktu akan kita buang sia-sia untuk mengatasi masalah ini.

Kalau hal ini terjadi coba masuk ke BIOS kemudian cari pengaturan fan processor. Kita set agar fan terus menyala dan restart komputer. Karena fan processor komputer built up biasanya disetting flexible, artinya fan akan berputar normal saat suhu cpu normal. Dan akan berputar lebih cepat saat suhu komputer bertambah panas.

Pada dasarnya semua hardware komputer mempunyai fungsi yang sama, dan semua terdapat kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dari hal kecil seperti inilah kita akan mendapatkan tambahan pengalaman tentang bidang keteknisian komputer

Sumber : Ahmads Blog

Untuk informasi dan download Software,PC Games,Tips Blog,Download Template Blog,Download Mp3 dll lebih banyak lagi Dapatkan juga berita Terkini, silahkan kunjungi http://www.hendrygeorge.com Semoga bermanfaat… Dagangan hendry… Hendry Server Pulsa… Komputer murah…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 3, 2011 in Komputer dan tutorial

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: